Tips Membuat Pondasi Rumah yang Awet dan Tahan Lama

Pondasi rumah, tidak dibuat dengan sembarangan tanpa memperkirakan dan memperhitungkan banyak hal. Supaya rumah tahan dan awet bertahun-tahun, Anda perlu memperhatikan beberapa hal terutama fondasi rumah. 

Memperhatikan dengan teliti fondasi rumah, dapat memberikan keuntungan lebih untuk Anda. Terutama jika terjadi bencana alam seperti gempa bumi. Sehingga rumah Anda bisa aman dan terlindungi dari guncangan. Anda bisa membuat fondasi rumah dengan menggunakan beton instan terpercaya dan terbaik.

Tips Membuat Fondasi Rumah yang Awet 

Berikut ini beberapa tips membuat fondasi rumah yang awet bertahun-tahun dan tahan bencana alam:

1. Pilih material terbaik

Material menjadi salah satu hal terpenting yang harus Anda perhatikan. Salah satunya yaitu dalam pembuatan beton. Bahan pembuatan beton bisa menjadi bencana jika tidak dipilih dengan baik, salah satu solusinya yaitu menggunakan beton instan yang sedang hits saat ini. Beton instan membuat pekerjaan Anda lebih mudah dan cepat selesai dari biasanya.

Sehingga menggunakan beton seperti ini juga bisa menghemat waktu Anda. Selain itu pemilihan material yang baik juga bisa menjadi penentu untuk menopang rumah supaya tetap pada kondisi awal dan tidak mudah bergeser.

2. Pengujian kualitas tanah

Kualitas tanah yang baik dan bagus untuk dijadikan rumah juga memiliki kriteria yang tetap, sehingga Anda perlu mengecek dan menguji kualitas tanah yang akan dijadikan bangunan rumah.

Pengujian tersebut berupa kepadatan dan reaksi tanah pada beberapa kondisi uji. Sehingga bisa menghasilkan rumah yang awet, tahan lama dan sesuai dengan kelayakan pembangunan rumah. Jika kondisi lahan tempat membangun rumah bersifat lembek dan tidak padat, usahakan untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan arsitektur Anda. 

3. Buat rancangan atau rencana fondasi rumah yang baik

Membuat rancangan fondasi rumah ini harus dilakukan dengan baik dan teliti. Dimana penggalian fondasi rumah bisa menentukan kualitas dari bangunan yang akan dibuat. Fondasinya harus dalam dan mengikuti aturan dalam mendirikan bangunan.

Tidak asal pasang dan membuat rumah menjadi tidak seimbang nantinya. Pemasangan rancangan yang kuat ini menghindari dinding rumah dari mudah retak dan pecah-pecah. Sehingga tetap awet dan tahan lama.

4. Pengecoran 

Setelah menentukan jenis fondasi rumah, kemudian akan dilakukan pengecoran. Sebelum itu dilakukan pemasangan besi di setiap sudut rumah. Besi dibuat dan dipasang dengan merangkainya menggunakan kawat. Setelah meletakkannya di pondasi yang dibuat barulah dilakukan pengecoran pada besi yang terpasang sebelumnya. 

Besi-besi harus tertutup rapi dan rapat dengan cor-coran yang dibuat. Pastikan tidak ada udara yang tersisa. Hal ini untuk mencegah besi berkarat dan menjaganya tetap awet dan air tidak masuk ke dalam cetakan yang sudah dibuat. 

Untuk ketahanan bangunan rumah Anda, gunakan produk SCG. Dimana salah satu produk SCG yang bisa Anda andalkan yaitu beton instan. Beton dari SCG ini memiliki banyak pilihan sesuai dengan keinginan Anda. Ada pilihan dari K-500 sampai dengan B-0. Beton instan SCG ini tidak hanya bisa digunakan untuk rumah, namun bisa diaplikasikan untuk berbagai bangunan atau gedung sekolah ataupun gedung bertingkat. 

Beton ini memiliki kekuatan dengan tekanan sebesar 175 kg/cm2 Yang bisa digunakan untuk pengecoran, plat lantai, fondasi, kolom lantai 1 dan lainnya. Selain instan, penggunaannya juga cukup praktis dan bisa menghemat waktu dan biaya. Kunjungi https://scgcbm.id/ untuk informasi lebih lanjut tentang produk lain dari SCG. 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *